Kumpulan Cerita Pendek Remaja

Rabu, 28 November 2012

Lifelong Hero


Lifelong hero
Karya : Alya Verdia Fikriyyah
                Tahun ini adalah tahun ke 2 dia pergi, Hari ini adalah hari anniv ku dengannya , dia adalah Ari seorang laki-laki yang pernah hadir di hidupku, seseorang yang sampai sekarang kenangannya selalu hadir di hidupku, dia adalah orang yang aku sayang. Dia pergi ketika aku benar-benar menyanginya dia pergi ketika aku tau arti ketulusan cinta darinya.
                Hari ini tepatnya tanggal 2 September 2012 , Hari anniv ku yang ke 2 tahun dengan Ari dan hari ini adalah hari ulang tahun Ari yang ke 19, ku luangkan waktu untuk berziarah ke makam Ari dan merayakan ulang tahun Ari  walaupun Ari udah ga ada tapi setiap detinknya aku merasakan Ari dekat denganku.
                2 Buket Bunga mawar yang ku bawa saat itu.
                “Naya mau ke makam Ari .?” Tanya sang Bunnda menghentikan langkah ku perlahan.
                “Iya mah, Naya berangkat dulu, assalamualaikum.”
                “Hati-hati nay, walaikumsallam.”
                Entah kenapa mamah menjado over protektif kepadaku mungkin dia takut dengan keadaan ku,keadaan ku yang sebelumya sulit untuk melepas Ari, keadaan ku yang waktu itu lebih ingin menyidiri menjadi seseorang yang tertutup.

Selasa, 27 November 2012

Senyum Termanis yang kini Menjadi Tangis




CINTA adalah perasaan yang sakral, tak habis kata untuk mengartikan lima huruf yang berjejer indah. Cinta selalu menjadi topik hangat di seantreo dunia, keberadaannya selalu menjadi teka-teki dan misteri hati. Kalau saja kita tak pernah dilahirkan ke dunia, mungkin kita tak kan pernah mengenal arti cinta, tak kan pernah merasa dicintai atau mencintai, juga tak kan pernah menjadi pencinta yang tulus.

Akhir Kisah Kita



Oleh: Sania Dewanti

Pagi ini matahari baru muncul dari ufuk Timur. Kaca jendela rumahku masih basah oleh embun, suasana dingin menyergapku sampai menusuk tulang. Pagi ini rasanya malas sekali keluar dari tempat tidurku dan pergi ke sekolah. Kalau tidak dibangun paksa ibu,aku pasti bakalan kebablasan bangun sampai siang.

Love That I Should Have

LOVE THAT I SHOULD HAVE


            Sekeras apa pun aku mencoba, aku tetap tidak bisa melupakan bayangan pria itu. Karena saat itulah pertama kalinya aku merasakan getar cinta, ya..walau kata orang yang lebih tua adalah cinta-monyet, tapi aku pikir yang aku alami ini berbeda. Awal masa SMP ku dulu penuh dengan kecerian dan kebahagiaan. Aku punya orangtua yang begitu perhatian terhadapku. Sampai peristiwa tragis itu datang menimpaku yang duduk di kelas 8. Sulit tentunya bagiku untuk melupakan kejadian yang terjadi terhadap kedua orangtuaku. Mereka meninggal ketika sedang dalam perjalanan akan menjemput aku dari rumah tante Karina.

Cerpen oleh Bella Danny Justice
            Hidupku diselimuti oleh awan gelap. Sejak itu aku menjadi anak yang pendiam dan lebih suka menyendiri. Karena sikapku lah akhirnya teman-teman menjauhi aku. Dan dalam keadaanku yang dirundung pilu inilah, pria itu, Ivan, datang menyelamatkan aku yang terjebak jauh di dasar lembah kekelaman. Beruntunglah dia sekelas denganku. Dia orang yang sangat unik. Auranya begitu cerah dan hangat. Setiap orang yang ada didekatnya pasti merasa senang. Aku melihat dengan siapa saja ia berbicara. Mereka yang kala itu berbincang dengan Ivan selalu menampilkan senyum lebar sambil mata yang disipitkan.

Minggu, 25 November 2012

Cuma Dia di Hatiku



CUMA DIA DI HATIKU
Karya Monica Sucianto

Hari ini adalah hari pertama aku kuliah. Di kampus memang banyak orang, tapi semuanya membosankan. Tidak ada orang yg mengisi kebosananku ini. Aku memang selalu sendiri. Aku gak suka bergaul. Selalu ku jalani hari hariku sendirian. Entah kenapa aku merasa tidak nyaman bersama seseorang. Aku lebih memilih sendiri.

Hingga suatu hari aku mulai bergaul dengan seseorang lelaki. Dia baik, dia bisa mengisi semua kebosannanku. Dia melakukan semuanya demiku hingga melebihi teman.
Semejak itu aku gak sendiri lagi. Dia selalu mengisi hari hariku. Di mataku dia memiliki sejuta kelebihan. Dan akhirnya dia mengungkapkan semua isi hatinya. Tanpa pikir panjang aku menganggukkan kepala menerimanya.
Aku tenang bersamanya, dia selalu membawa tawa. Dia tidak pernah membuatku sedih. Dia selalu ada buatku. Entah kenapa aku nggak bisa jauh darinya. Padahal dulu aku susah bergaul. Menurutku dia lebih dari segalanya.


Hanya Separuh Harapan


HANYA SEPARUH HARAPAN 
Cerpen Dea

Kenalin aku Rara, aku anak rumahan. Aku ngak bermaksud sebagai anak yang ngak uptodate, tapi penyakit aku yang menyarankan semua ini. Aku punya penyakit yang dikenal sebagai penyakit leokimia. Penyakit ini sangat membuat aku seperti ratu. Tetapi aku senang karena semua jadi perhatian sama aku. Dan ngak semuanya enak, ada juga angak enaknya. Ngak enaknya aku jadi tidak bisa mandiri, pergi main sendiri seperti temen – temen aku yang lain.

Dan setiap hari aku harus cuci darah, kalau ngak gitu aku harus kemo. Aku semakin bosan dengan semua hal – hal yang seringa ku hadapi ini. Hingga suatu saat ada sahabar lama aku yang menjenguk aku, aku sempet lupa dengan penampilannya. Karena dia berbeda saat kita masih berusia 8 tahun dulu, dan sedangkan kita sekarangkan sudah berusia 15 tahun. Sebut saja dia Rora.

Rora yang menjadi teman main aku dirumah. Dia yang slalu menghibur aku, saat aku bosan berada dirumah. Aku juga sangat senang dengan Rora, karena dia juga memberitahu aku bagaimana anak muda sekarang ini dan bagaimana keseruan anak seumuranku dengan teman mainnya. Pokoknya dial ah yang slalu ada buat aku.
Saat aku cuci darah aku meminta kepada papa aku untuk memanggil Rora, dan aku mengancam papa aku kalau tidaka ada Rora aku tidak mau cuci darah. Saat cuci darah berlangsung, tiba – tiba papa aku dipanggil oleh dokter, jadinya aku menunggu papa aku hingga keluar dari ruang dokter. Setelah papa aku keluar dari ruangan dokter, tiba – tiba papa aku membisiskan sesuatu kepada Rora. Setelah berbisisk – bisisk dengan ayah aku Rora pergi entah kemana!!

Cerpen Harapan

Skenario Indah dari Tuhan


Skenario Indah dari Tuhan
               Karya : Alya Verdia Fikriyyah

                Ku pandangi setangkai mawar pemberian dari seseorang yang aku sayangi pandanganku mulai beralih pada senyuman manis Radit. Radit dialah orang satu-satunya yang aku sayangi di luar keluarga ku, wajahnya yang ganteng, cool,putih, sipit dan mancung ah pokonya bikin aku salah tingkah , tapi bukan itu yang aku banggakan, sifatnya yang jujur, setia, perhatian ,pintar dan baik itu yang aku banggakan dari dia, Hari ini tanggal 02 Mei 2012 di taman bunga mawar favoritku ,hari ini legkap , hari ini Radit nembak aku dengan kejutan-kejutan yang dia kasih ke aku. 
                “Nathan gimana kamu mau kan jadi pacar aku?” Kata Radit sambil memegang kedua tangan ku.
                Pengen rasanya aku teriak seneng seneng banget orang yang aku sayangi sekarag ada di depan mataku dengan mengunggkapkan perasan yang sama tampa pikir panjang aku mau jadi pacar Radit.
                “ Iya aku mau mau banget .” 
                “ Jadi resmi sekarang kita jadian.”
                “ Iya “
                “ Makasih sayang”  Ucapan radit sambil merangkul badanku.

                Pelukan Radit, aku nyaman berada di pelukan Radit aku merasa aman di pelukan Radit. 
                “Iya sayang sama-sama  .” 
                Kecupan kening dari  Radit mewakili segalanya. Tuhan hari ini sebelumnya hanya ada dalam mimpiku tapi sekarang tuhan hari ini benar-benar nyata Terima kasih Tuhan. Kamu telah memberikan seorang yang bisa menjagaku.