Kumpulan Cerita Pendek Remaja

Sabtu, 24 November 2012

Puisi Untuk Palestina



. Maju, Palestina!

Mata terbelalak melihat aksi si Israel Keparat!


Telinga menjadi panas mendengar peluru arogansi itu berdesing.


Nafas tertahan sesaat menelaah berita Bumi Palestina yang bersimbah darah syuhada


Seolah gemuruh suara terdengar dari sana," Jika Allah menitipkanku seribu nyawa, dan kuhembuskan nafas terakhirku satu persatu, takkan kulayangkan ia kecuali untuk syahid fisabiliLlah"


Walau kumengerti alasan saudaraku Mujahidin Palestina mempersembahkan nyawa


Meskipun aku tahu bau surga tercium di ranah Jihad Fii sabiliLlah


Aku pun yakin janji Allah selalu benar adanya










Tapi tetap hati ini tak rela jika pemuda-pemuda gagah kami itu hanya bertelanjang dada


berbekal batu dan senapan usang di bahu


hati tersayat menyaksikan para umm tergopoh-gopoh mencari bayi mereka yang lapar tak pulang


diriku tak sudi para pemimpin di dunia hanya memberi salam keprihatinan saja.


Mana keadilan itu? Mana pembelaan itu?


.... Mana harga diri itu?


Ayooo maju!! Lawan si Israel keparat yang bengis itu! Cegah aksi menjijikan itu!


Walau secuil infaq dan seuntai doa, masihkah berat untuk bisa mencium bau surga?


Mau yang lebih kunjugi : http://rumahfahima.org/en/artikel73/hasilkarya86/103-kumpulan-puisi-untuk-palestina.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar